IntensitasKomunikasi Minim. Ada yang bilang, hubungan sek*ual adalah nomer sekian dalam pernikahannya. Eh, ini menurut elo pribadi, apa kesepakatan bareng pasangan nih? Tapi alhamdulillah gak pernah Did Not Finish (DNF), selalu berusaha menyelesaikan menu dengan effort maksimal. Pas tempo training, cuma 1 minggu aja gak bisa selesai. Olahragadi Fakultas Ilmu Keolahragaan. Tujuan penulisan buku ini adalah untuk membantu para mahasiswa dan semua yang mempunyai minat terhadap kepelatihan olahraga dalam memperoleh pemahaman tentang konsep-konsep dasar kepelatihan olahraga. Penulis telah berusaha maksimal demi tersusunnya buku Metodologi Latihan Olahraga ini. Unsurunsur tersebut dapat dilatih dalam bentuk seperti circuit training, interval training, kalestenik, jogging, dan aerobik. Latihan Peningkatan Kelincahan (Agility) Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan dan kelincahan. Unduhfoto Pelatihan Interval Hiit Atau Intensitas Tinggi Di Dalam Ruangan ini sekarang. Dan cari lebih banyak gambar stok bebas royalti yang menampilkan Latihan fisik foto yang tersedia untuk diunduh dengan cepat dan mudah di perpustakaan iStock. Sebagaicontoh, pemain sepak bola dapat melakukan pemanasan dengan atlit lari, yang mempunyai ketangkasan yang lebih dalam pemanasan, atau pemain bolabasket dapat pemanasan bersama pelari jarak menengah di atas lapangan rumput, di mana interval training dapat juga dilakukan (e.g., 6 x 60 detik atau 60 sampai 70 persen percepatan), dengan Bentukbentuk latihannya biasanya disusun dalam lingkaran. Karena itu nama latihan ini disebut circuit training. Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai interval training. Interval training adalah suatu sistem pembelajaran yang diselingi oleh interval-interval berupa masa istirahat. Bentuk pembelajaran dalam interval training dapat berupa MenurutJohn C (2013) dan Andika Ridwan Nugraha (2017: 6) Latihan intensitas interval tinggi atau high intensity interval training (HIIT) didefinisikan sebagai latihan yang terdiri dari beberapa siklus dalam durasi yang pendek atau sedang dan intensitas yang tinggi, serta tiap bagian dibatasi dengan istirahat berupa latihan intensitas ringan. MenurutPoerwandari (1998) penelitian kualitatif adalah penelitia. BAB III METODE PENELITIAN A. Prosedur Penelitian. 45 guru kelas IV Daud dan siswa kelas IV Daud SD Muhammadiyah Metro Pusat, yaitu 1 orang guru, serta siswa dengan berjumlah 36 orang siswa. 2. BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN. A Latihan Kecepatan dan Daya Tahan. Latihan daya tahan berguna untuk memelihara kebugaran tubuh. Latihan daya tahan adalah kemampuan melakukan aktivitas yang lama tanpa mengalami kelelahan yang berarti. 1. Lari Jarak Menengah 1 km. Nomor lari jarak menengah terdiri dari dua nomor, yaitu 800 meter dan 1.500 meter. Setelahmenjelajahi web untuk sumber daya pada subjek, saya sampai pada kesimpulan berikut: Program pelatihan interval intensitas tinggi (" HIIT") biasanya ditentukan oleh rasio pekerjaan 2: 1 dengan periode istirahat / pemulihan, dengan di mana saja dari 4 hingga 10 siklus kerja / istirahat, untuk sesi latihan total antara 4-15 menit tergantung pada strukturnya ( ). NTkwfa. Contents 1 √ Latihan Daya Tahan Jantung Dan Paru – paru Cara meningkatkan Daya Tahan Jantung dan Paru – paru Fartlek Speedplay Interval Trainning Share this √ Latihan Daya Tahan Jantung Dan Paru – paru Latihan Daya Tahan Jantung dan Paru – paru – Pada kesempatan kali ini admin akan menjelaskan mengenai Latihan Daya Tahan Jantung dan Paru – Paru . Untuk lebih lengkapnya langsung saja simak penjelasan selengkapnya berikut ini. Daya Tahan adalah suatu keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja dalam waktu yang lama, tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk kegiatan rutin sehari – hari. Yang dimaksud dengan daya tahan jantung dan paru – paru adalah kemampuan Jantung serta kapasitas paru – paru dalam melakukan aktivitas atau kegiatan kerja dalam waktu yang lama tanpa mengalami gangguan yang berarti. Daya tahan tersebut bisa diukur dari kemampuan melakukan tugas yang berat dengan secara terus – menerus yang mengikut sertakan otot – otot besar dalam waktu yang lama. Jantung, paru – paru, dan juga sistem peredaran darah berfungsi secara efisien dalam tempo yang cukup tinggi dan selama periode waktu tertentu. Cara meningkatkan Daya Tahan Jantung dan Paru – paru Latihan yang mampu meningkatkan daya tahan jantung dan paru – paru adalah sebagai berikut Fartlek Speedplay Fartlek atau speedplay merupakan sebuah sistem latihan endurance yang dimaksudkan untuk membangun, mengembalikan, ataupun memelihara kondisi tubuh seseorang. Latihan daya tahan jantung dan juga paru – paru menggunakan fartlek sangat baik untuk semua cabang olahraga yang membutuhkan daya tahan. Fartlek diciptakan oleh Gosta Holmer seorang yang berasal dari Swedia, Fartlek jika diterjemahkan adalah bermain – master dengan kecepatan artinya latihan fartlek adalah latihan lari dengan menggunakan kecepatan yang berubah – ubah. Latihan fartlek sebaiknya dilakukan di alam terbuka, dimana terdapat bukit – bukit, tanah berpasir, semak belukar, selokan – selokan untuk di lompati, tanah rumput, tanah lembek, dan yang lain sebagainya, sehingga seorang yang melakukan lari fartlek akan merasakan semua medan dan juga dapat menerapkan kecepatan lari pada lintasan yang berbeda – beda. Interval Trainning Interval Training adalah suatu sistem latihan yang diselingi oleh interval – interval yang berupa masa istirahat. Sehingga dalam sesi latihan interval trainning seorang atlit dapat melakukan latihan secara berulang – ulang dalam satu sesi latihan serta diselingi dengan istirahat pada setiap periode latihannya. Terdapat beberapa faktor yang harus di penuhi dalam menyusun interfal trainning yaitu sebagai berikut Lamanya latihan. Ulangan repetition melakukan latihan. Beban intensitas latihan. Masa istirahat recovery interval setelah setiap ulangan dari latihan. Contoh latihan interfal trainning Kerja pada tingkat aerobic Jarak lari misalnya 400 meter Tempo lari fourscore detik – Ulangan lari x kali Istirahat antara 3 – 5 menit Nah demikianlah penjelasan mengenai√ Latihan Daya Tahan Jantung Dan Paru – paru semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua , terimakasih atas kunjungannya. Baca Juga √ Aktivitas Kecepatan dan Kualitas Gerak √ Jalan Cepat β”‚ 4 Teknik Belajar Keterampilan Dasar Jalan Cepat √ Olahraga Sambo β”‚ Pengertian , Jenis dan Sejarah Olahraga Bela Diri Sambo √ Lari Halang Rintang β”‚Pengertian Dan Cara Melakukan Lari Halang Rintang Source Hai Healthizen! Udah pada tau belum sih apa itu slow interval training? Nah daripada nebak nebak mending simak artikel berikut yuk! Nah pertama kita bahas dulu si interval training dulu nih!Interval training adalah suatu sistem latihan yang diselingi oleh interval-interval yang berupa masa-masa istirahat. Interval training ini ternyata diterapkan pada semua cabang olahraga yang membutuhkan daya tahan dan stamina misalnya atletik, renang, basket, voli, sepak bola, hoki, tenis, gulat, tinju, anggar dan sebagainya. Lalu manfaat dari latihan interval sendiri apa sih? Latihan interval ini bagus buat membina daya tahan dan stamina kita lho healthizen. Jadi nggak gampang lelah dan loyo. Selain itu olahraga interval training ini juga membakar kalori lebih banyak rupanya daripada olahraga lain. Laju metabolisme juga bisa meningkat loh dengan interval training ini. Nah ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam interval training yaitu intensitas atau beban latihan, lamanya latihan, repetisi atau pengulangan latihan, recovery atau masa istirahat. Beban latihan dapat diterjemahkan kedalam tempo, kecepatan dan beratnya beban. Sedangkan lamanya latihan dapat dilihat dari jarak tempuh atau waktu, Repetisi dapat ditinjau dari ulangan latihan yang harus dilakukan; kemudian masa istirahat adalah masa berhenti melakukan latihan/istirahat diantara latihan-latihan tersebut. Model latihan interval training dibagi menjadi 2 yaitu interval training lambat dan interval training cepat. Nah pada kali ini kita akan bahas interval training lambat atau slow interval training healthizen! Lalu seperti apasih slow interval training itu?? Nah pada slow interval training jarak lebih jauh, lama latihan yaitu 60 detik – 3 menit, intensitas latihan yaitu 10%-70% Max , Pengulangan yaitu 10 – 20 kali dan istirahat yaitu 3-5 Menit. Nah healthizen biasanya waktu terbaik slow interval training yaitu lari sejauh 800 m dengan waktu 2 menit 20 detik. Bingung gak healthizen?? jadi contohnya begini. misal ingin slow interval training nya itu lari. Nah healthizen lari selama 2 menit 20 detik, dengan jarak yang ditempuh 800 m, kemudian beristirahat 3 – 5 detik lalu diulang kembali sebanyak 10-20 kali. Begitu healthizen! Yuk buruan coba healthizen! Apa saja perbedaan antara olahraga HIIT dan LISS? Walaupun tipe latihan pada kedua olahraga ini hampir mirip, seperti berlari atau bersepeda, namun ada beberapa perbedaan yang perlu Anda ketahui. Nah, tiga hal yang beda antara olahraga HIIT dan LISS, yakni durasi, intensitas, dan jumlah kalori yang terbakar. 1. Durasi latihan HIIT Olahraga HIIT memiliki durasi latihan yang pendek, berkisar 10-20 menit yang memadukan pemanasan, gerakan inti, dan beristirahat. Latihan ini cocok bagi Anda yang tidak punya banyak waktu untuk berolahraga. Untuk memulai latihan, Anda bisa melakukan pemanasan jogging atau berlari ringan selama 5-10 menit. Kemudian lakukan gerakan inti berupa lari sprint sekitar 15-20 detik dan istirahat dengan berjalan selama 60-90 detik. Ulangi tahapan ini 5 sampai 10 kali atau sesuai dengan kapasitas tubuh Anda. LISS Olahraga LISS memiliki durasi lebih lama daripada HIIT, biasanya memakan waktu 20-45 menit dan bisa mencapai 60 menit. Tubuh Anda akan bekerja dengan mempertahankan kecepatan dan intensitas tertentu untuk mendapatkan durasi latihan yang lebih lama. Umumnya, Anda cukup melakukan satu tipe latihan terus-menerus tanpa melakukan jeda istirahat. Contoh olahraga LISS, seperti jogging, lompat tali, bersepeda, atau sepeda statis yang bisa Anda nikmati dalam waktu cukup lama. 2. Intensitas latihan HIIT Olahraga HIIT melibatkan periode latihan yang singkat, namun dengan jenis latihan berat untuk membuat detak jantung Anda meningkat lebih cepat. Polanya berawal dari intensitas sedang dan beralih ke intensitas tinggi secara bergantian dalam interval yang telah Anda tentukan. Berkat intensitas latihan yang tinggi, jantung Anda akan bekerja hingga 70-90 persen dari detak jantung maksimal. Sehingga, latihan ini juga menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kebugaran jantung dan pembuluh darah, sekaligus membakar lemak tubuh. LISS Olahraga LISS dirancang untuk menjaga detak jantung Anda dalam intensitas yang sama secara berkelanjutan. Biasanya mencapai sekitar 60-70 persen detak jantung maksimal selama melakukan latihan. Meski intensitasnya lebih rendah, olahraga LISS juga bermanfaat menurunkan lemak tubuh. Latihan ini juga cocok bagi pemula yang jarang berolahraga, penderita diabetes, dan orang dengan berat badan berlebih obesitas yang mau mulai latihan ringan terlebih dahulu. 3. Jumlah kalori terbakar HIIT Sebuah studi pada tahun 2016 dari University of Colorado menguji perbandingan latihan HIIT dengan latihan angkat beban, berlari, dan bersepeda selama 30 menit. Hasilnya olahraga HIIT mampu membakar 25-30 persen kalori lebih banyak daripada ketiga olahraga lainnya. Intensitas olahraga HIIT yang tinggi, juga memengaruhi metabolisme tubuh yang akan terus bekerja berjam-jam setelah Anda berolahraga. Hal ini juga akan membantu membakar kalori tubuh hingga 10-12 jam ke depan, dengan rata-rata 50 kalori per jam. LISS Olahraga LISS juga mampu membakar banyak kalori setiap sesinya. Dikutip dari Harvard Health, olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang, seperti jogging, bersepeda, dan berenang mampu membakar 216-288 kalori selama 30 menit. Berbeda dengan efek HIIT, olahraga LISS tidak memiliki efek pembakaran kalori berjam-jam. Artinya, tubuh akan menghentikan pembakaran kalori setelah Anda selesai berolahraga. Manakah yang cocok bagi Anda, HIIT atau LISS? Sebelum menentukan pilihan olahraga kardio mana yang terbaik untuk Anda, tentukan dulu hasil seperti apa yang Anda harapkan. Bila tujuan Anda untuk membakar lemak, pilihan terbaik mungkin jatuh pada olahraga LISS. Sebab olahraga ini mengutamakan pengurangan lemak tubuh. Semakin lama durasi latihan, maka akan semakin banyak lemak yang dibakar. Sayangnya, penelitian menyatakan bahwa melakukan LISS lebih dari 45 menit bisa berakibat hilangnya massa otot. Bukan lagi lemak yang diubah menjadi sumber energi, melainkan massa otot karena tubuh memanfaatkan jaringan otot sebagai sumber energi. Sementara manfaat utama olahraga HIIT yakni membakar karbohidrat untuk Anda gunakan sebagai energi selama latihan. Sedangkan lemak hanya sebagai sumber alternatifnya. Bila Anda mencari olahraga kardio yang bisa membantu mengurangi risiko terserang diabetes dan penyakit jantung, olahraga HIIT adalah jawabannya. Sebab olahraga ini bagus untuk meningkatkan kekuatan jantung dan penurunan berat badan. Olahraga HIIT memang mampu membakar karbohidrat lebih banyak, tapi intensitas olahraga ini membutuhkan beberapa pertimbangan. Pasalnya, latihan ini lebih direkomendasikan bagi mereka yang sudah terbiasa berolahraga. Jika Anda termasuk pemula atau jarang berolahraga, risiko cedera yang terjadi akan lebih besar. Namun pada intinya, pilihan terbaik tergantung pada Anda dengan tetap mempertimbangkan frekuensi dan tujuan Anda berolahraga. Jangan sampai manfaat baik dari olahraga tidak bisa Anda dapatkan karena salah memilih jenis olahraga. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau instruktur olahraga untuk menentukan jenis olahraga yang cocok dan sesuai dengan kondisi tubuh Anda.