diseluruhkepulauan Indonesia. Seiring berjalanya waktu munculah berbagai macam beragam motif dan hias bervariasi dengan arti-arti yang berbeda. Arti-arti inilah yang menunjukan latar belakang kebudayaan suatu daerah atau ciri khas dari suatu daerah tersebut. Kusnadi (1986: 11) Mengatakan bahwa peran kerajinan tradisional sebagai berikut:
Adarasa bangga jika menggunakan kain tenun yang berasal dari daerahnya. Masyarakat Timor contohnya mereka lebih menonjolkan corak motif burung, cecak, buata, dan motif kaif pada kain-kain yang dibuatnya. Untuk daerah lain pun corak motif bunga-bunga atau daun-daun lebih ditonjolkan dan corak motif binatang hanya sebagai pemanis semata.
HarianBernascom Salah satu kain yang unik dengan paduan warna dan motif yang memanjakan mata adalah kain tenun Sayangnya popularitas kain tenun belum
KemejingNet- 15 Jenis Nama Motif Batik Tradisional Indonesia. Batik merupakan kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu. Sejak 2 Oktober 2009 Batik telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh UNESCO. Saat ini batik benar-benar telah memasyarakat, buktinya kini batik
Seiringberjalannya waktu, muculnya berbagai tenun dengan beragam motif dan hias yang bervariasi dengan arti - arti yang berbeda. Arti - arti inilah yang menunjukan latar belakang kebudayaan suatu daerak atau ciri khas dari suatu daerah. Berbagai peneltian telah membuktikan hal ini, salah satunya adalah Marie Jeanne Adams yang dalam tulisannya khusus membahas seni tenun ikat di Kabupaten
Tubuhbagian bawah ditutupi oleh sarung tenun berwarna gelap, kain ini menjuntai hingga menutupi setengah betis. Motif dari kain ini bermacam-macam, bisa berupa binatang, tumbuhan yang ada tersebar di di kawasan Nusa Tenggara Timur. Dari motif yang nampak dari kain tenun tersebut dapat dilihat daerah asal pembuatan kain tenun tersebut.
tengahkecanggihan teknologi modern. Perpaduan benang-benang khas hingga menjadi kain dengan berbagai bentuk corak serta kandungan filosofi makna yang termuat di dalamnya menjadi poin penting dalam melestarikan kearifan lokal daerah melalui karya. Artikel merupakan hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif.
Tenunsengkang dapat menggunakan jenis jenis warna yang sangat terang. Motif tenun sengkang biasanya berupa ukiran khas daerah toraja serta aksara suku bugis. Ada banyak beberapa motif yang berasal dari daerah sulawesi selatan seperti makkalu (garis-garis), cobo ' (segitiga), juga balo renni (kotak kotak kecil) Secara umum ada tiga macam
Sebutkan5 Daerah Penghasil Seni Batik. Sep 15, 2021. 10 Motif Batik Populer dari Berbagai Daerah. 11 Batik Nusantara yang Keindahannya Dihargai Puluhan Juta Rupiah - Tokopedia. Selain Batik, Inilah 5 Daerah di Indonesia Penghasil Kain Tenun - Semua Halaman - Bobo.
Janu. Beberapa Motif Kain Songket Tradisional Riau - Seperti yang kami tahu bahwa kain tenun dari Indonesia sesungguhnya begitu cantik dan unik, terutama Indonesia terkenal bersama begitu banyak ragam budaya dan rutinitas khasnya yang cukup populer di negara lain. Tidak heran jika banyak sekali turis luar negeri yang tertarik
D6Dw. Indonesia memiliki kain tenun tradisional dengan ciri khas yang unik dan beragam. Dari Sumatera hingga Kalimantan, dari Jawa hingga Nusa Tenggara, kain tenun memiliki karakter berbeda-beda dan unik. Tenun sendiri adalah teknik dalam pembuatan kain dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang. Kain tenun biasanya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, dan lainnya. Yuk kita bahas satu-persatu.. Batak Tenunnya disebut ulos. Ada beberapa macam ulos tergantung peruntukannya, baik adat, suka cita ataupun dalam berduka. Rata-rata warna netral, hitam dan cokelat, dan kadang cerah. Gambar Tenun Ulos Sumber 2. Riau Tenun Siak atau lebih dikenal Songket Siak, pada awalnya dibuat terbatas bagi kalangan bangsawan seperti Sultan dan keluarga kerajaan Istana Siak. Motifnya berupa tumbuh-tumbuhan dan hewan, seperti motif pucuk rebung, bunga teratai, semut beriring dan siku keluang. Gambar Tenun Siak Sumber 3. Jawa Barat Tenun Garut dan tenun Sukabumi, kain tenun umumnya bermotif kontemporer dan berbentuk geometrik. Gambar Tenun Garut Sumber 4. Banten Dikenal dengan Tenun Baduy. Tenun khas suku Baduy ini punya ciri khas tersendiri. Proses pembuatannya tak singkat, dan tergolong tenun bermotif rumit berupa garis warna-warni dan motif yang terinspirasi dari alam. Gambar Tenun Baduy Sumber 5. Jepara Dikenal dengan Tenun ikat Troso, desa yang sebagian besar penduduk pengrajin tenun. Dibuat dari helaian benang pakan atau benang lungsi yang sebelumnya diikat dan dicelupkan dalam zat pewarna alami. Gambar Tenun Ikat Troso Sumber 6. Solo/Yogyakarta Dikenal dengan Tenun Lurik. Dulu dikenal sebagai jenis kain murah dan menjadi elemen pelengkap, namun sekarang tidak lagi. Motif garis klasik dalam warna solid menjadi ciri khasnya. Gambar Tenun Lurik Sumber 7. Jawa Timur Dikenal dengan Tenun Tuban, dari sebelah barat daya kota Surabaya. Motifnya memperlihatkan pengaruh kuat China, seperti corak Lokcan. Motif lainnya menunjukkan ragam hias flora dan fauna yang tersusun datar, dekoratif, dengan ciri garis meruncing yang disebut ririnan. Selain dari China, ada juga pengaruh motif Cirebon dengan dominasi warna-warna alam, biru gelap, merah, dan putih. Gambar Tenun Tuban Sumber 8. Kalimantan Timur Tenun Doyo. Termasuk tenun ikat yang benang dari bahan dasar serat daun khas. Motif diambil dari corak bentuk hewan, tumubuhan dan mitologi. Warnanya kerap merah, cokelat, dan hitam. Gambar Tenun Doyo Sumber 9. Kalimantan Selatan Tenun Pagatan yang paling terkenal dan konon menjadi incaran desainer dunia karena corak unik yang mudah diaplikasikan ke berbagai mode. Gambar Tenun Pagatan Sumber 10. Dayak Tenun ikat Dayak memiliki perpaduan motif lokal dengan pola asimetris menghasilkan lembaran kain yang khas. Warna-warna cerah yang ditampilkan semakin membuat kain tenun asal Dayak ini wajib dimiliki. Gambar Tenun Ikat Dayak Sumber 11. Sulawesi Selatan Tenun beragam, di antaranya ada tenun Toraja dan Sengkang. Tenun Toraja menjadi perlambang status sosial yang dibuat dengan teknik ikat dan megah. Tenun kerap dipakai untuk upacara sakral dan kematian dengan motif bercorak tongkangan. Sementara tenun Sengkang, yang ada juga menyebutnya tenun Bugis atau Makassar, bermotif unik dan warna cerah. Gambar Tenun Toraja Sumber 12. Sulawesi Tenggara Tenun Buton. Awalnya menjadi busana melambangkan status seorang wanita. Motifnya corak khas daerah seperti delima bongko dengan berbagai pilihan warna, seperti merah, oranye, biru dan hijau. Gambar Tenun Buton Sumber 13. Sulawesi Barat Tenun Mandar punya beragam corak, di antaranya corak sarung kotak-kotak dengan garis vertikal lurus dan melintang berpotongan satu dengan yang lain. Diproduksi di sentra tenun seperti Balanipa, Tinambung dan Limboro. Penamaannya berdasarkan warna alami, garis, penisbahan kepada jabatan, tumbuhan, benda, makanan, dan kota. Gambar Tenun Mandar Sumber 14. Nusa Tenggara Barat Bima dan Sasak adalah dua daerah penghasil tenun dengan motif ternama, seperti garis-garis loreng dan segitiga zigzag. Ada juga motif kembang segienam dan kotak-kotak Gambar Tenun NTB Sumber 15. Nusa Tenggara Timur Sentra tenun NTT yang terkenal di antaranya Sumba, Ende, Manggarai, Alor. Tenun menjadi bagian dari keseharian masyarakat dengan motif beragam tergantung daerah masing-masing. Di Ende Flores, misalnya motif populer yakni belah ketupat dan segitiga. Gambar Tenun Ende Sumber 16. Maluku Tenggara Barat Tenun Ikat Tanimbar, motif dan warnanya menguat dengan dominasi garis-garis. Di antara motif yang populer ada sair, tunis, bunga anggrek, dan bulan sabit. Gambar Tenun Ikat Tanimbar Sumber 17. Bali . Tenun ikat Endek Motifnya beragam dan dianggap sakral. Motif patra dan encak saji bersifat sakral dan untuk upacara keagamaan. Motif lainnya yakni flora, fauna dan tokoh pewayangan. Tenun Gringsing Jenis kain tenun yang khas karena menggunakan teknik ikat ganda dari desa Tenganan Bali. Gambar Tenun Endek Sumber Sumber