Hormonadalah bahan kimia yang berjalan melalui aliran darah. Kelenjar pituitari sekarang dan kemudian disebut "master" kelenjar dari sistem endokrin. Disebut master kelenjar karena mengontrol fungsi kelenjar endokrin lainnya, seperti suhu, aktivitas tiroid, pertumbuhan selama masa awal kelahiran, produksi urine, produksi testosteron pada
Muchtar, 2001) Masa nifas adalah masa atau waktu sejak bayi dilahirkan dan plasenta keluar lepas dari rahim, sampai enam minggu berikutnya, disertai dengan pulihnya kembali organ-organ yang berkaitan dengan kandungan, yang mengalami perubahan seperti perlukaan dan lain sebagainya berkaitan saat melahirkan. (Suherni. 2009)
Contohnyaadalah 'abc', 'hat' dan 'zyx'. Saat kita mempelajari ketiga contoh ini, kita dapat melihat bahwa untuk 'abc' dua huruf yang ada muncul sesuai dengan urutan pada abjad bedasarkan huruf sebelah kirinya. Sedangkan untuk 'hat' hanya terdapat satu huruf yang sesuai dengan urutan abjad, jika dibandingkan dengan huruf di sebelah kirinya.
Keadaanfisik semen yang baru dieyakulasi adalah kental. Tapi sekitar l5 menit kemudian akan mengalami pengenceran, disebut likuifaksi oleh sminin (enzim lysis) yang dihasilkan prostat.Jika pengenceran tidak wajar berarti ada ketakberesan pada kelenjar itu. KANDUNGAN SEMEN Zat yang terkandung dalam semen, ialah sebagai berikut: 1.
Pasanganyang sesuai antara kekurangan zat gizi ( defisiensi ) beserta penyakit yang ditimbulkannya adalah .. a. vitamin A , zeroftalmia b. Vitamin D , beri beri c. yodium , anemia d. zat besi , rakitis Arap bantu gan =). Question from @Dellaye - Sekolah Menengah Pertama - Biologi
Pasanganyang tidak tepat antara organ ekskresi dan zat sisa yang dikeluarkan adalah . A. ginjal : urine. B. kulit : keringat. C. hati : empedu. D. paru-paru : garam. Jawaban. pilihan jawaban yang tepat adalah D. Pembahasan. Sistem ekskresi merupakan sekumpulan organ yang berfungsi untuk memproses dan mengeluarkan sisa metabolisme tubuh.
yangserupa dengan hormon tanaman. Senyawa-senyawa sintetik ini pada umumnya dikenal dengan nama zat pengatur tumbuh tanaman (ZPT = Plant Growth Regulator). Tentang senyawa hormon tanaman dan zat pengatur tumbuh, Moore (2) mencirikannya sebagai berikut : 1. Fitohormon atau hormon tanaman ada-lah senyawa organik bukan nutrisi yang
Perhatikantabel berikut ini Pasangan yang tepat antara organ ekskresi dengan zat sisa yang dikeluarkan adalah 1 1. Berikut ini yang merupakan langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan kerja dalam laboratorium IPA adalah
PertanyaanPasangan yang sesuai antara organ dan zat yang dihasilkannya adalah . RF R. Fransisca Master Teacher Mahasiswa/Alumni Universitas Gadjah Mada Jawaban terverifikasi Pembahasan Pilihan jawaban yang tepat adalah C. Sistem eksresi merupakan sistem yang berfungsi mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh.
Bagiandepan (lobus anterior), menghasilkan hormon berikut ini: Hormone somatotropin/Growth Hormon. (STH/GH) yang berfungsi mempengaruhi pertumbuhan. Kekurangan pada anak-anak menyebabkan kretinisme. Kelebihan pada saat anak-anak menyebabkan gigantisme, bila terjadi pada masa dewasa menyebabkan akromegali. Tiroid Stimulating Hormone (TSH)
muCs. Perhatikan tabel berikut! Pasangan yang benar mengenai organ ekskresi dan zat yang dihasilkan ditunjukkan oleh …. A. I-D, II-B, dan IV-A B. I-D, III-C, dan IV-A C. II-C, III-B, dan IV-A D. II-A, III-B, dan IV-C E. II-C, III-B, dan IV-D Pembahasan Hati mengeluarkan getah empedu dan urea Kulit mengeluarkan air, urea dan garam terlarut Ginjal mengeluarkan urine Paru-paru mengeluarkan karbon dioksida dan uap air Jawaban B - Jangan lupa komentar & sarannya Email nanangnurulhidayat
Bioteknologi kovensional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme secara utuh untuk menghasilkan produk dan umumnya menggunakan prinsip fermentasi dalam produksinya. Acetobacter xylinum merupakan bakteri berperan dalam pembuatan nata de coco dengan mengubah gula pada air kelapa menjadi selulosa. Selulosa yang terbentuk itulah yang kita kenal dengan nata de coco. Lactobacillus bulgaricus merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan yoghurt. Lactobacillus bulgaricus melakukan fermentasi dengan mengubah laktosa pada susu menjadi asam laktat. Proses ini membuat yoghurt memiliki rasa asam dan konsistensi yang kental. Streptococcus lactis merupakan salah satu jenis bakteri yang berperan dalam pembuatan keju. Streptococcus lactis penamaan baru menjadi Lactococcus lactis mengubah laktosa pada susu menjadi asam laktat. Asam laktat akan menggumpalkan protein susu kasein sehingga terbentuk dadih susu. Dadih ini selanjutnya diproses sampai terbentuk keju. Penicillium notatum merupakan fungi yang berperan dalam pembuatan antibiotik penisilin. Chlorella merupakan alga yang berperan dalam produksi protein sel tunggal PST. Dengan demikian, pasangan yang tepat antara mikroorganisme dan produk yang dihasilkan ditunjukkan nomor 1, 2, dan 3.
Artikel ini mengupas tentang sistem endokrin secara mendalam, mulai dari pengertian, macam-macam kelenjar endokrin, hingga hormon yang dihasilkan beserta dengan fungsinya. — Pernahkah kamu merasa deg-degan? Oh, deg-degan kayak kalau lagi naik roller coaster gitu, ya? Pernah, pernah! Ekspresi kamu waktu naik roller coaster Sumber Eh, tapi kamu tahu nggak sih, kenapa kita bisa merasa deg-degan? Karena pengaruh hormon bukan? Yup, betul! Meningkatnya detak jantung alias deg-degan merupakan salah satu akibat dari kerja sistem endokrin, atau yang biasa disebut juga sebagai sistem hormon. Pengertian dan Fungsi Sistem Endokrin Sistem endokrin adalah sekumpulan kelenjar dan organ yang memproduksi hormon. Kelenjar pada sistem endokrin disebut juga sebagai kelenjar endokrin. Kelenjar ini akan mengeluarkan hormon langsung menuju aliran darah untuk mempengaruhi kerja organ atau jaringan lain di tubuh kita. Banyaknya organ dan juga jaringan yang kerjanya dipengaruhi oleh sistem endokrin menyebabkan fungsi dari sistem endokrin juga beragam. Kamu bisa lihat fungsi sistem endokrin pada infografik berikut. Hormon sendiri merupakan senyawa organik di dalam aliran darah yang bergerak membawa pesan kimiawi menuju sel-sel atau jaringan tubuh. Meskipun hormon ini mengalir bebas di dalam aliran darah, tapi sifat kerja hormon itu spesifik, lho. Jenis hormon tertentu hanya dapat mempengaruhi aktivitas kerja sel-sel target, jika sel-nya memiliki reseptor yang sesuai. Pengaruh hormon terhadap jaringan tubuh dapat terjadi dalam waktu singkat beberapa detik hingga beberapa tahun. Baca juga Mengenal Sistem Saraf Manusia Eits, balik lagi ke obrolan kita tadi, tubuh kita bisa merasa deg-degan karena adanya pengaruh hormon adrenalin, atau juga disebut sebagai hormon epinefrin. Hormon ini disekresikan oleh salah satu kelenjar endokrin yang bernama kelenjar adrenal yang letaknya menempel di bagian atas ginjal. Saat tubuh merasa stres, tertekan, takut, senang, atau berada dalam situasi yang menegangkan atau berbahaya, kelenjar adrenal akan melepaskan hormon adrenalin. Hormon ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan bekerja lebih keras, sehingga membuat kewaspadaan meningkat. Nah, sekarang, kita bahas lebih lanjut tentang kelenjar endokrin, yuk! Karakteristik Kelenjar Endokrin Kelenjar endokrin memiliki beberapa karakteristik, antara lain seperti yang tercantum pada infografik berikut. Setelah tahu karakteristik kelenjar endokrin, sekarang saatnya kita mengupas tuntas macam-macam kelenjar endokrin! Macam-Macam Kelenjar Endokrin Kelenjar endokrin terdiri atas 7 macam yaitu hipofisis pituitari, tiroid, paratiroid, adrenal, pankreas, gonad, dan timus. Ketujuh macam ini dibedakan berdasarkan letaknya. Sekarang, kita bahas ketujuh macam kelenjar endokrin tersebut satu per satu, yuk! Hipofisis Pituitari Kelenjar hipofisis merupakan kelenjar endokrin yang terbesar. Kelenjar ini disebut master of gland karena mempengaruhi aktivitas kelenjar yang lain. Hipofisis terbagi menjadi tiga lobus, masing-masing lobus mengeluarkan beberapa hormon yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa lihat di infografik berikut. Manusia dapat mengalami kelainan pada kelenjar endokrin, termasuk kelenjar hipofisis yang dapat menyebabkan terjadinya hiposekresi atau hipersekresi hormon yang diproduksinya. Hipersekresi adalah sekresi hormon yang berlebihan. Sebaliknya, hiposekresi merupakan sekresi hormon yang terlalu sedikit. Kelainan pada kelenjar hipofisis salah satunya yaitu gigantisme tubuh raksasa. Gigantisme disebabkan oleh hipersekresi Growth Hormone GH. Selain itu, ada juga dwarfisme kekerdilan yang disebabkan oleh hiposekresi Growth Hormone GH. Tiroid Kelenjar Gondok Kelenjar tiroid menghasilkan tiga hormon yaitu tiroksin, triidotironin, dan kalsitonin. Fungsi ketiga hormon tersebut dirangkum dalam infografik berikut. Kelainan pada kelenjar tiroid salah satunya yaitu morbus basedowi grave disease. Morbus basedowi merupakan penyakit gangguan imunitas yang menyebabkan hipersekresi hormon tiroid. Selain itu, ada juga kretinisme kekerdilan dengan kemunduran mental, yang merupakan kelainan akibat hiposekresi hormon tiroid. Paratiroid Kelenjar Anak Gondok Kelenjar paratiroid hanya menyekresi satu hormon saja, yaitu parathormon. Parathormon berfungsi mengendalikan kadar kalsium dalam darah. Kelainan pada kelenjar paratiroid salah satunya yaitu hipersekresi parathormon. Hipersekresi parathormon memicu pelepasan kalsium dari tulang ke darah, sehingga kadar kalsium darah menjadi tinggi namun tulang menjadi rapuh. Selain itu, ada pula hiposekresi parathormon yang dapat mengakibatkan kadar kalsium dalam darah menurun, sehingga menyebabkan sensitivitas sel saraf semakin meningkat dan memicu kejang. Adrenal Suprarenalis / Kelenjar Anak Ginjal Kelenjar adrenal terdiri atas dua bagian, yaitu bagian kulit korteks dan bagian dalam medula. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar ini beserta dengan fungsinya dapat dilihat pada infografik berikut. Kelainan pada kelenjar adrenal salah satunya yaitu virilisme. Virilisme ditandai dengan tumbuhnya rambut wajah kumis/jenggot pada wanita. Kelainan ini disebabkan oleh hipersekresi hormon androgen. Selain itu, ada juga penyakit addison, yang disebabkan oleh hiposekresi hormon adrenalin. Pankreas Pulau-Pulau Langerhans Pada organ pankreas, tersebar kelompok kecil sel-sel yang kaya akan pembuluh darah. Kelompok kecil sel-sel inilah yang disebut sebagai kelenjar pankreas atau pulau-pulau Langerhans. Kelenjar pankreas menghasilkan dua hormon yaitu insulin dan glukogen. Kelainan pada kelenjar pankreas dapat mengakibatkan penyakit diabetes mellitus atau biasa disebut kencing manis. Diabetes mellitus ini bisa timbul karena hiposekresi hormon insulin yang menyebabkan kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi. Gonad Kelenjar Kelamin Kelenjar gonad dibedakan menjadi kelenjar gonad pada wanita dan kelenjar gonad pada pria. Kelenjar gonad pada wanita yaitu ovarium, sedangkan kelenjar gonad pada pria yaitu testis. Hormon yang dihasilkan kelenjar ini dapat dilihat dalam infografik berikut. Kelainan pada kelenjar gonad salah satunya yaitu hipogonadisme. Kelainan ini disebabkan oleh hiposekresi hormon yang diproduksi kelenjar gonad. Hipogonadisme pada pria terjadi jika hormon testosteronnya terlalu rendah, sedangkan pada wanita terjadi jika hormon estrogen dan progesteronnya terlalu rendah. Timus Kacangan Kelenjar timus terdiri atas dua lobus berwarna kemerah-merahan. Pada bayi yang baru lahir, bentuk kelenjar timus sangat kecil, beratnya hanya sekitar 10 gram. Kemudian, ukurannya akan bertambah besar pada masa remaja/pubertas, menjadi sekitar 30-40 gram. Namun, setelah dewasa kelenjar timus akan berangsur-angsur menyusut. Hormon yang disekresikan oleh kelenjar timus dapat kamu lihat pada infografik berikut. Kelenjar timus dapat mengalami kelainan seperti halnya kelenjar endokrin yang lain. Beberapa kelainan yang dapat terjadi pada kelenjar timus yaitu hipoplasia timus, hiperplasia timus, kista timus, dan timoma. Itu tadi pembahasan lengkap tentang sistem endokrin, mulai dari pengertian, macam-macam kelenjar endokrin, hingga hormon yang dihasilkan beserta dengan fungsinya. Terima kasih sudah membaca sampai selesai! Jika kamu butuh materi yang lain, kamu bisa klik banner di bawah ini untuk meluncur ke ruangbelajar! Referensi Purnomo, dkk. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. lrnaningtyas, dan lstiadi, Y. 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta Penerbit Erlangga. Sumber Gambar GIF Cats Riding Roller Coaster’ [Daring]. Tautan Diakses 16 Juni 2021