Berikutini adalah 11 alat instalasi listrik yang wajib Anda ketahui: 1. Saklar Listrik. Saklar Listrik Modern. Saklar listrik memiliki fungsi utama sebagai penyambung dan pemutus arus listrik yang berada dalam jalurnya. Alat instalasi listrik yang satu ini hadir dalam berbagai macam bentuk, ukuran, dan desain.
411 Perlengkapan pengendalian api dan asap kebakaran, perlengkapan evakuasi darurat dan lif 4.11.1 Umum Persyaratan dalam 4.11.2 sampai dengan 4.11.9 berlaku untuk instalasi listrik yang penting dalam gedung untuk pengoperasian secara aman dari : pengindera kebakaran, sistem peringatan dan pemadaman kebakaran, sistem pengendalian asap
Rangkaianinstalasi penerangan terdiri dari beberapa komponen listrik yang saling terhubung dari sumber listrik ke beban yang terletak pada suatu tempat ataupun ruangan tertentu. Instalasi penerangan umumnya di rangkai dari beberapa titik cahaya sehingga dapat terbentuk suatu sistem yang mempunyai fungsi untuk menerangi suatu tempat.
Instalasitenaga listrik merupakan sebuah pemasangan komponen-komponen peralatan listrik untuk melayani perubahan energi listrik menjadi tenaga mekanis dan kimia. Instalasi listrik yang lebih baik adalah instalasi yang aman bagi manusia dan akrab dengan lingkungan sekitarnya. 3. Berdasarkan tegangan listrik (a) Tegangan rendah
Penelitianini didasarkan pada masih ditemukannya kasus degradasi moral di kalangan peserta didik seperti kasus tawuran dan kebiasaan mencontek, kurangnya sumber belajar kimia SMK serta sumber belajar yang tersedia belum terintegrasi dengan program keahlian peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul pembelajaran elektokimia bermuatan pendidikan karakter program
Dengankata lain, demodulator berfungsi juga untuk memisahkan sinyal informasi berupa data atau pesan dari sinyal pembawa. NIC (Network Interface Card)/LAN Card. NIC (Network Interface Card) merupakan kartu jaringan yang berwujud papan elektronik dimana nantinya akan dipasang pada setiap computer jaringan. Fungsi dari NIC atau LAN Card ini
umuminstalasi listrik di Indonesia diselenggarakan oleh komisi para ahli, komisi ini beranggotakan utusan dari gabungan industri kelistrikan serta jawatan-jawatan pemerintah,dengan persetujuan komisi besar untuk normalisasi yang bertempat di belanda. Pemasangan instalasi listrik terkait erat dengan peraturan-peraturan yang PERENCANAAN
Instalasilistrik adalah suatu bagian penting yang terdapat dalam sebuah bangunan gedung, yang berfungsi sebagai penunjang kenyamanan penghuninya. Di Indonesia dalam dunia teknik listrik aturan yang ada antara lain. PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). Dalam suatu perancangan, produk yang dihasilkan adalah gambar dan analisa .
Penyimpanganini mengakibatkan jaringan arus lebih pendek dari. MACAM-MACAM JENIS KABEL LISTRIK. Ya untuk memudahkan kita saat memasang jalur jaringan dalam proses instalasi listrik. Konduktor atau bahan penghantar listrik yang umumnya digunakan oleh kabel listrik dibuat dari bahan tembaga dan alamunium.
Powerpush button adalah saklar tekan yang berfungsi sebagai pemutus atau penyambung arus listrik dari sumber arus ke beban listrik. Suatu sistem saklar tekan push button terdiri dari saklar tekan start, stop reset dan saklar tekan untuk emergency. Push button memiliki kontak NC (normally close) dan NO (normally open).
kSqTW. Apa saja alat-alat yang digunakan untuk instalasi listrik? Apa fungsi alat-alat yang digunaka untuk instalasi listrik?Salah satu hal yang penting dan menjadi kebutuhan sebagian orang adalah listrik. Energi listrik saat ini sangat berperan penting sebagai sumber daya berbagai peralatan yang dapat memudahkan kerja manusia. Tentu saja kebutuhan listrik tersebut harus dibarengi dengan kualitas listrik yang ada di rumah atau pun bangunan satu hal yang mempengaruhi kualitas listrik adalah instalasi listrik. Suatu instalasi yang baik dan sesuai standar akan memberikan keuntungan bagi konsumen, diantaranya keamanan, keindahan, keberlangsungan tidak sering padam dan beberapa aspek lainnya. Orang yang bertugas untuk memasang, memeriksa, merawat dan memperbaiki instalasi listrik disebut instalatir listrik teknisi listrik.Seorang instalatir harus memiliki pengetahuan dan keahlian seputar kelistrikan sebab hal tersebutlah yang menunjang pekerjaannya. Selain dua hal tersebut yang tidak kalah penting adalah peralatan listrik yang harus dimiliki seorang instalatir. Nah berikut ini kami akan membahas tentang peralatan-peralatan listrik yang sering dan seharusnya dimiliki oleh instalatir teknisi lsitrik.1. TangTang Pillers merupakan suatu alat yang memiliki dua tuas, terbuat dari bahan logam dan dilapisi bahan karet pada pegangannya. Tang termasuk peralatan kerja yang umum digunakan tapi khusus untuk instalasi listri maka Tang harus memiliki pegangan berbahan isolasi seperti karet yang tidak menghantarkan listrik. Berikut ini merupakan jenis-jenis Tang yang digunakan untuk instalasi Tang KombinasiDigunakan untuk beberapa keperluan, seperti memotong kabel, mencengram, dan memuntir kawat Tang PotongDigunakan untuk memotong kabel atau kawat Tang Pembulat LancipDigunakan untuk membuat mata itik membuat bulatan pada ujung kawat penghantar dan juga untuk memegang benda Tang SkunDigunakan untuk memasang skun pada kabel penghantar dengan cara menjepit skun ke kabel SolderSolder Pateri merupakan suatu alat yang berfungsi untuk melelehkan timah untuk keperluan penyambungan komponen kabel. Solder juga sering digunakan untuk pemasangan komponen elektronik pada ObengObeng Screw-Drivers merupakan suatu alat kerja teknisi listrik yang berfungsi untuk mengencangkan atau mengendurkan baut / sekrup. Obeng terbuat dari benda logam yang dilapisi bahan isolasi dibagian pegangannya. Berikut ini merupakan jenis-jenis obeng yang sering digunakan pada saat instalasi Obeng Plus +Obeng plus Philips Screw-Drivers merupakan alat kerja yang berfungsi untuk mengencangkan / mengendurkan baut yang bagian atasnya berbentuk silang +.b. Obeng Minus -Obeng plus Slotted Screw-Drivers merupakan alat kerja yang berfungsi untuk mengencangkan / mengendurkan baut yang bagian atasnya berbentuk pipih -.4. TespenTespen Testpen merupakan alat kerja teknisi listrik yang digunakan untuk mendeteksi adanya tegangan listrik pada suatu peralatan listrik. Tespen menyerupai obeng hanya saja bentuknya kecil dan sering digunakan untuk mengencangkan / mengendurkan baut Pengupas KabelPengupas kabel merupakan suatu peralatan listrik yang digunakan untuk mengupas isolasi kabel dengan mudah. Sebelum adanya alat ini para instalatir hanya menggunakan pisau cutter untuk mengupas kabel yang bisa saja membahayakan Isolasi ListrikIsolasi Insulation Tape merupakan suatu alat / bahan yang digunakan untuk membungkus kawat penghatar terutama pada sambungan penghantar / kabel saat melakukan instalasi listrik. Pastikan untuk menggunakan isolasi listrik sebab dipasaran terdapat beberapa jenis isolasi dengan peruntukan yang Kunci InggrisKunci inggris Adjustable Wrench merupakan suatu alat kerja teknisi listrik yang berfungsi untuk mengenangkan / mengendurkan mur dengan ukuran yang dapat disesuaikan. Kunci inggris yang digunakan oleh instalatir harus memiliki pegangan yang berisolasi tinggi tahan listrik.8. PaluPalu Hammer merupakan suatu alat kerja yang digunakan untuk memukul benda kerja, seperti paku. Selain itu juga dapat digunakan untuk membuka paku yang telah terpasang. Salah satu contoh penggunaan palu untuk instalasi listrik adalah untuk memasang penjepit kabel atau penjepit MultimeterMultimeter atau multitester merupakan peralatan wajib teknisi listrik saat melaukan instalasi sebab alat ini berfungsi sebagai alat ukur tegangan, arus dan tahanan listrik. Selain itu alat ini mampu mendeteksi apakah suatu penghantar terhubung atau tidak. Ada dua jenis multimeter saat ini, yaitu multimeter analog dan multimeter Tang AmpereTang Ampere merupakan salah satu alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur arus listrik. Penggunaan Tang Ampere memudahkan para instalatir dalam mengukur arus listrik sebab hanya dengan mengalungkan kabel maka arusnya dapat Earth TesterEarth Tester atau Ground Tester merupakan suatu alat ukur tahanan pada suatu pentanahan grounding. Fungsi grounding dalam instalasi listrik adalah untuk mengamankan arus gangguan dengan mengalirkannya ke Tas Pinggang Tas Pinggang Pouch merupakan peralatan pendukung yang digunakan untuk menyimpan beberapa peralatan listrik. Tas ini akan sangat berguna ketika megerjakan instalasi yang tinggi sehingga membuat instalatir tidak perlu bolak balik turun tangga hanya untuk mengambil peralatan Kaos TanganKaos tangan Gloves merupakan peralatan safety keamanan yang berfungsi untuk penyekat antara tangan dan komponen listrik. Kaos tangan yang digunakan instalatir harus berbahan isolasi tinggi seperti karet agar instalatir tidak tersengat listrik kesetrum.14. Sepatu SafetySepatu Safety merupakan peralatan safety keamanan yang berfungsi untuk melindungi kaki instalatir dari benda yang jatuh seperti palu, obeng, kunci inggris dll. Selain itu bahan alas dari sepatu safety yang digunakan saat instalasi listrik harus berbahan isolasi tinggi seperti karet. Isolasi tinggi pada alas kaki sepatu dapat memberikan tambahan tahanan pada tubuh dan membuat instalatir tidak merasa kesetrum apabila bersentuhan dengan listrik yang bertegangan Selama arus dan teganagn listrik tidak terlalu besar.Jadi itulah peralatan – peralatan listrik yang wajib dimiliki oleh para instalatir teknisi listrik. Semoga dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kalian, sekian dan terima kasih.
Dear sahabat BT melanjutkan pembahasan kita mengenai Instalasi Listrik, hari ini Om BT ingin melanjutkan pembahasan tentang mengenal Komponen Perlengkapan Instalasi Listrik. Info ini mungkin berguna bagi adik-adik yang masih ditingkat pendidikan sekolah maupun teman-teman mahasiswa baru teknik elektro khususnya program studi teknik listrik. Baik kita mulai pembahasannya, silahkan disimak. Komponen instalasi listrik adalah merupakan perlengkapan yang paling pokok dalam suatu rangkaian instalasi listrik. Komponen instalasi listrik harus mengikuti dan memenuhi persyaratan sebagaimana dalam PUIL 2000 sebagai acuan standar dalam instalasi listrik. Adapun persyaratan-persyaratan komponen instalasi listrik yang sesuai puil 2000 sebagai berikut Keandalan yakni menjamin kelangsungan kerja instalasi listrik pada kondisi normal, keamanan yakni komponen instalasi yang dipasang dapat menjamin keamanan sistem instalasi listrik, dankontinuitas yakni komponen dapat bekerja secara terus menerus pada kondisi normal. Secara garis besar komponen perlengkapan instalasi listrik terdiri atas 1. Penghantar kabel Kabel listrik merupakan komponen listrik yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik. Untuk instalasi listrik rumah tinggal, kabel yang digunakan biasanya berjenis sebagai berikut Kabel NYA, kabel jenis ini juga sering disebut sebagai kabel rumah. Kabel ini bisa digunakan dalam ruangan yang kering dan untuk instalasi tetap dalam pipa. Tegangan nominal berkisar antara 400 – 690 600V. Jenis bahan yang digunakan adalah kawat tembaga yang dianilkan pemanasan kemudian didinginkan pelan-pelan dengan isolasi PVC yang NYM, juga sering disebut dengan kabel rumah. Jenis bahan yang digunakan adalah kawat tembaga yang dianilkan dengan isolasi PVC yang terekstrusi. Kabel ini bisa digunakan pada ruangan yang kering, lembab dan di udara terbuka serta untuk instalasi tetap di dalam pipa. Kabel ini bisa juga dipasang pada, di dalam atau di bawah plesteran juga di atas kayu. Tegangan nominal berkisar antara 230 – 400 300 NYY, kabel jenis ini juga sering disebut dengan kabel tanah. Kabel ini bisa digunakan di dalam ruangan, saluran kabel, lemari penghubung, instalasi industri jika bisa dipastikan tidak terjadi kerusakan mekanis dan di dalam tanah jika berpotensi dengan gangguan mekanis harus memakai pelindung. Tegangan nominalnya berkisar antara – 1 kV. Jenis bahan yang digunakan adalah kawat tembaga yang dianilkan dengan isolasi PVC NYMHYO, kabel jenis ini merupakan kabel serabut dengan dua buah inti yang terdiri dari dua warna. Kabel jenis ini biasa digunakan pada loudspeaker, sound sistem, lampu-lampu berdaya kecil sampai sedang. 2. Kontak tusuk Steker Kontak tusuk atau Staker atau yang kadang sering disebut colokan listrik, karena memang berupa dua buah colokan berbahan logam dan merupakan alat listrik yang yang berfungsi untuk menghubungkan alat listrik dengan aliran listrik, ditancapkan pada kanal kotak kontak stop kontak sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan. Berdasarkan fungsi dan bentuknya, steker juga memiliki dua jenis, yaitu Steker kecil, merupakan steker yang digunakan untuk menyambung alat-alat listrik berdaya rendah, misalnya lampu atau radio kecil, dengan sumber listrik atau stop besar, merupakan steker yang digunakan untuk alat-alat listrik yang berdaya besar, misalnya lemari es, microwave, mesin cuci dan lainnya, dengan sumber listrik atau stop kontak. Steker jenis ini dilengkapi dengan lempeng logam untuk kanal ground yang berfungsi sebagai pengaman. 3. Sakelar Switch Sakelar atau switch merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung atau memutus aliran listrik pada suatu tunggal dan sakelar majemuk Berdasarkan besarnya tegangan, sakelar dapat dibedakan menjadi Sakelar bertegangan rendahSakelar tegangan menengahSakelar tegangan tinggi/ultra high Sedangkan berdasarkan tempat dan pemasangannya, sakelar dapat dibedakan menjadi Sakelar in-bow, sakelar yang ditanam didalam tembokSakelar out-bow, sakelar yang dipasang pada permukaan tembok Jenis sakelar berikutnya dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu Sakelar on-off, merupakan sakelar yang bekerja menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on. Untuk memutuskan hubungan arus listrik, tombol sakelar harus ditekan pada posisi off. Sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk sakelar push-on, merupakan sakelar yang menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on dan akan secara otomatis memutus arus listrik, ketika tombolnya dilepas dan kembali ke posisi off dengan sendirinya. Biasanya sakelar jenis ini digunakan untuk sakelar bel rumah. Berdasarkan jenis per-unitnya, sakelar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Sakelar tunggal, merupakan sakelar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan beban listrik/alat listrik yang majemuk, merupakan sakelar yang memiliki satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, namun memiliki banyak kanal output yang terhubung dengan beberapa beban/alat listrik yang digunakan. Jumlah kanal output tergantung dari jumlah tombol pada sakelar tersebut. 4. Pengaman MCB/MCCB Instalasi listrik rumah tinggal pun membutuhkan pengaman yang berfungsi untuk memutuskan rangkaian listrik apabila terjadi gangguan pada instalasi listrik rumah tinggal tersebut, seperti gangguan hubung singkat atau short circuit atau korsleting. Terdapat dua jenis pengaman listrik pada instalasi listrik rumah tinggal, yaitu Pengaman lebur biasa atau biasa disebut sekering, alat pengaman ini bekerja memutuskan rangkaian listrik dengan cara meleburkan kawat yang ditempatkan pada suatu tabung apabila kawat tersebut dialairi arus listrik dengan ukuran listrik thermis, biasa disebut MCB dan merupakan alat pengaman yang akan memutuskan rangkaian listrik berdasarkan panas. 5. Panel listrik Panel listrik adalah suatu benda berbentuk kubus dengan berbagai ukuran ataupun bervariasi dengan sebelah sisi dibuat lubang selebar hampir sama dengan belakangnya, dan nantinya di baut penutup seperti daun pintu agar bisa dibuka dan ditutup, dan didalam panel tersebut terdapat papan yang dikaitkan dengan sisi belakang pintu di pakai baut yang nantinya papan tersebut dapat dilepas dan dipasang kembali. Pada umumnya panel listrik adalah terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm. Biasanya disesuaikan dengan ukuran atau besarnya panel, dan nantinya papan tersebut yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik. Tapi biasanya untuk rumahan panel listriknya terbuat dari bahan plastik menyesuaikan banyaknya pengaman yang dipakai. 6. Lain-lain dan segala hal yang mencakup tersalurkannya sumber energi listrik dari instalasi pengusaha ketenagalistrikan Mis. PLN sampai ke titik-titik beban. Demikian pembahasan terkait dengan komponen perlengkapan instalasi listrik semoga bermanfaat ! [
Mulai dari perawatan listrik sampai instalasi komponen elektronika, pekerjaan-pekerjaan tersebut membutuhkan peralatan instalasi listrik. Dengan bantuan alat, pekerjaan akan menjadi lebih aman, cepat dan memastikan barang-barang terpasang sempurna. Ketika berhubungan dengan listrik, hal ini tidak boleh disepelekan. Hampir semua pekerjaan kelistrikan membutuhkan alat. Biasanya, instalasi listrik di rumah bisa dibantu dengan alat-alat sederhana, seperti obeng, palu dan lainnya. Sedangkan skala industri, alat yang dibutuhkan tentu lebih bervariasi. Apabila menggunakan jasa teknisi listrik, mereka pastinya telah menyiapkan peralatan yang akan dibutuhkan. Jika hendak melakukan sendiri, sebaiknya lengkapi dulu perkakas kelistrikan di rumah. Setidaknya ada beberapa alat yang digunakan untuk instalasi listrik. Untuk yang belum mempunyai alat-alat tersebut, sudahkah tahu apa saja alat-alat instalasi listrik yang biasa digunakan? Sebelum bergegas ke toko listrik, ada baiknya membuat catatan dan siapkan alat-alat yang mau dibeli dari daftar berikut. Nama Peralatan Instalasi Listrik dan Gambarnya1. MCB2. Fitting Lampu3. Pengaman Lebur4. Stop Kontak5. Ballast Lampu6. KabelKabel NYAKabel NYMKabel NYY7. Obeng8. Soket Listrik9. Arde10. Steker Listrik11. Pengaman Listrik12. Meteran Listrik13. PHB14. Alat Penghemat ListrikKesimpulanPenutup Nama Peralatan Instalasi Listrik dan Gambarnya Supaya tidak salah beli, berikut peralatan instalasi listrik beserta gambar dari masing-masing perkakas. Tak lupa, pahami fungsi dari setiap alat dan sebaiknya hanya membeli yang dibutuhkan saja. Tanpa basa basi lagi, yuk lihat daftarnya sebagai berikut 1. MCB MCB atau Miniature Circuit Breaker berfungsi dalam memutus arus listrik. Alat ini secara otomatis akan melakukan pemutusan aliran apabila terdeteksi ada beban berlebih. Dengan begitu, komponen kelistrikan tetap aman dari hal-hal yang tidak diinginkan. Alat ini termasuk salah satu alat yang wajib ada di rumah. 2. Fitting Lampu Peralatan instalasi listrik ini pada dasarnya adalah dudukan lampu. Berhubung lampu memiliki ukuran yang bermacam-macam, fitting lampu juga hadir dengan diameter yang bervariasi. Bagian dalam fitting lampu tersusun atas komponen yang menghantarkan listrik menuju filamen-filamen. Agar cahaya lampu terburai secara merata, fitting tepatnya dipasang pada plafon rumah atau bangunan. 3. Pengaman Lebur Memiliki nama lain fuse, alat ini berfungsi sebagai pengaman. Ketika terjadi hubungan arus pendek, pengaman ini akan segera memutus jaringan listrik. Jenis dari alat ini ada dua, yaitu bentuk tombol atau kawat. Untuk jenis tombol, penggunaannya sangat simpel, tinggal pencet tombolnya dan arus listrik dapat dinormalkan kembali. Sedangkan pada jenis kawat, akan mengalami peleburan untuk dapat memutus jaringan listrik pada tabung. 4. Stop Kontak Mengapa disebut stop kontak? Ya, karena memang itu fungsinya, yaitu menghentikan aliran listrik. Namun, bisa juga untuk menghubungkan arus. Masyarakat umum seringkali menyebut peralatan instalasi listrik ini sebagai sakelar. Salah satu kegunaan sakelar di rumah adalah untuk menghidupkan atau mematikan lampu. Ada juga benda elektronika lainnya, seperti kabel terminal yang menggunakan stop kontak pula. 5. Ballast Lampu Ballast lampu adalah alat yang masih satu paket dengan fitting lampu. Keduanya sama-sama dipakai pada instalasi lampu indoor maupun outdoor. Untuk alat ini, fungsinya yaitu untuk menstabilkan dan mengatur arus listrik yang masuk ke lampu. Dengan begitu, aliran tetap terjaga. Ini bisa memperpanjang masa pakai lampu dan mencegah kerusakan-kerusakan yang tidak diinginkan. Ballast dapat dipasang pada kap lampu atau pada dudukan lampu. 6. Kabel Siapa saja pasti tahu apa fungsi peralatan instalasi listrik satu ini, tentunya untuk mengalirkan arus dari sumber listrik. Sebagai informasi tambahan, kabel listrik ternyata menjadi beberapa jenis, di antaranya yaitu Kabel NYA Memiliki warna yang beragam dan fungsinya adalah sebagai kawat inti tunggal. Kabel ini dimasukkan ke dalam pipa pelindung, karena bahannya mudah terkelupas. Kabel NYM NYM berwarna putih, umumnya ditanam pada dinding dan dilindungi oleh lapisan karet yang kuat. Kabel NYY Sedangkan kabel NYY mempunyai warna hitam pekat. Bahan pembuatnya menjadikan kabel ini mampu tahan bertahan lama dan memungkinkan ditanam di dalam tanah. 7. Obeng Alat kelistrikan segala umat ini memang wajib ada. Obeng digunakan untuk mengencangkan atau melonggarkan baut. Jenisnya mata obeng ada yang berbentuk plus + dan minus -. Penggunaannya disesuaikan dengan bagian atas baut yang mau dikencangkan atau dilonggarkan. Meski obeng terbuat dari bahan logam, alat ini aman digunakan, karena telah dipasang material isolasi listrik pada bagian genggamannya. 8. Soket Listrik Peralatan instalasi listrik ini dipakai untuk menghantarkan arus ke benda-benda yang membutuhkan sambungan listrik, di antaranya seperti telepon, televisi, kulkas, router wifi, komputer, dan masih banyak lagi. Arus akan terputus apabila tidak tersambung dengan soket listrik. 9. Arde Arde atau grounding adalah alat yang terkadang tak disadari betapa penting perannya. Alat ini biasa dipasang tak jauh dari meteran listrik dan ditanam di bawah tanah. Perannya sangat penting dalam melindungi komponen-komponen kelistrikan. Ketika ada aliran tegangan terlalu tinggi masuk, arde akan mengalihkan arus tersebut dan menyebarnya ke dalam tanah, sehingga komponen tetap aman. 10. Steker Listrik Steker listrik adalah alat yang berada di ujung kabel. Alat ini berperan untuk mencocokkan dengan lubang aliran. Beberapa orang menyebut steker sebagai colokan listrik. Fungsinya sama seperti sakelar, yaitu menghidupkan dan mematikan aliran. Adapun kabel yang menggunakan alat ini di antaranya kabel charger, televisi, lampu meja, dan masih banyak lainnya. 11. Pengaman Listrik Namanya juga pengaman, peralatan instalasi listrik ini menawarkan fungsi proteksi terhadap komponen kelistrikan yang ada di rumah. Alat ini mampu mencegah terjadinya korsleting dan kebakaran. Karena apabila ada arus listrik yang mengalir secara berlebih, alat ini akan memutuskan aliran dengan cara melelehkan kawat halus di dalamnya. 12. Meteran Listrik Melalui alat ini, siapa saja bisa tahu seberapa besar penggunaan listrik seseorang atau suatu rumah. Pada dasarnya, ini adalah alat pengukur. PLN akan langsung memberikannya kepada para pelanggan pengguna layanan ini. Apabila menggunakan alternatif listrik lain, kemungkinan tidak mendapatkan alat ini. 13. PHB PHB atau Panel Hubung Bagi adalah peralatan inti listrik yang berfungsi memberikan perlindungan terhadap batas tiap ruangan. Tempat percabangan instalasi listrik ini kebanyakan dipakai pada bangunan-bangunan besar. apabila bangunan ingin tetap aman. 14. Alat Penghemat Listrik Penggunaan listrik yang tak terkontrol bisa membuat tagihan membengkak. Untuk itu, beberapa orang menginstal alat penghemat listrik untuk mengurangi biaya tersebut. Alat yang bisa ditemukan di toko-toko listrik ini terdiri atas pengukur tegangan, steker dan lampu indikasi. Cara kerjanya, alat ini akan menahan beban yang diproduksi saat penggunaan benda elektronik. Namun, justru cara ini bisa membuat benda elektronik tersebut rentan rusak, karena dipaksa untuk bekerja di bawah daya rata-rata. Apabila tidak mau mengambil risiko, sebaiknya gunakan benda tersebut saat dibutuhkan saja. Untuk lebih aman dan tidak perlu membeli alat baru. Kesimpulan Setiap peralatan instalasi listrik memiliki keunikan masing-masing. Tidak ada salahnya mengoleksi alat-alat di atas untuk digunakan saat dibutuhkan. Namun, pertimbangkan lagi budget yang dimiliki, sebaiknya beli alat yang benar-benar diperlukan. Peralatan tersebut hadir dengan harga yang mengikuti kualitas. Lebih baik pilih yang berkualitas, meski sedikit mahal agar awet. Penutup Dengan adanya peralatan instalasi listrik, pekerjaan kelistrikan pun bisa dilakukan sendiri di rumah. Tetapi, jangan coba-coba memperbaiki atau menginstal komponen listrik tanpa pengalaman.